
TRAWAS, MOJOKERTO — Komunitas Pendaki Jawa Timur (PANJAT) menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dipadukan dengan aksi konservasi alam di Bukit Bolang, Trawas, pada 11–12 April 2026. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 200 bibit pohon ditanam sebagai upaya penghijauan kawasan dan penguatan fungsi ekologis wilayah pegunungan.
Kegiatan bertajuk “Halal Bihalal, Family Gathering, & Konservasi” ini diikuti puluhan anggota PANJAT bersama keluarga. Selain menjadi ajang silaturahmi, acara ini juga diarahkan untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan, khususnya di kawasan Bukit Bolang.
Sekretaris PANJAT, Arry Kidz, mengatakan konsep kegiatan sengaja dirancang lebih inklusif dengan melibatkan keluarga anggota. Menurutnya, pendekatan tersebut penting untuk mempererat hubungan internal komunitas sekaligus memperkenalkan alam kepada generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghilangkan kesan eksklusif di dalam komunitas. Semua anggota memiliki peran yang sama, dan kebersamaan ini menjadi kekuatan utama,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak berfokus pada pencapaian puncak pendakian, melainkan pada upaya membangun kedekatan dengan alam dan sesama. Edukasi lingkungan kepada anak-anak juga menjadi salah satu tujuan utama.
Aksi konservasi menjadi agenda inti dengan penanaman berbagai jenis pohon, seperti murbei, kelengkeng, beringin, kimeng, serta tanaman keras lainnya. Jenis-jenis tersebut dipilih untuk mendukung ketersediaan pakan satwa sekaligus meningkatkan daya serap air tanah di kawasan Trawas.
Bibit pohon yang ditanam merupakan donasi dari Barong Aji yang dipimpin oleh Ulum Barong Aji. Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antar komunitas pecinta alam.

Wakil Ketua PANJAT, Eko Tomo, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk tanggung jawab moral para pendaki terhadap alam.
“Ini adalah cara kami membayar kembali apa yang sudah diberikan alam. Gunung telah menjadi tempat kami belajar dan mencari ketenangan,” katanya.
Menurutnya, kegiatan ini diharapkan tidak hanya meninggalkan kenangan kebersamaan, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan.
Selama kegiatan berlangsung, suasana perkemahan di Bukit Bolang tampak ramai dengan aktivitas peserta. Tenda-tenda berdiri di area camping, sementara peserta mengikuti berbagai kegiatan kebersamaan dalam suasana santai.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan oleh ketua PENDAKI JAWA TIMUR ( PANJAT) Yaitu Gus Pri kepada Lum Barong Aji sebagai donatur bibit pohon. PANJAT berharap aksi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari gerakan pelestarian alam di Jawa Timur.
Langkah ini menandai pergeseran peran komunitas pendaki, dari sekadar aktivitas rekreasi menjadi bagian dari upaya nyata menjaga kelestarian lingkungan.














