banner 728x250
Daerah  

Anggaran Rp 100 juta di duga raib ,mantan direktur BUMDES pekon wonodadi Utara tak ingat ,,!!!

Anggaran100 juta diduga Raib, Mantan Direktur Bumdes:Tak Ingat.

PringsewuLampung – Pengelolaan Dana penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Periode 2021-2024 , Pekon Wonodadi Utara, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung Diduga bermasalah.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun media ini dari beberapa sumber juga termasuk keterangan dari Direktur BUMDES Hasil Reorganisasi,AZ ,bahwa dana yang di kelola Oleh Pengurus BUMDES Yang Lama Senilai Rp 200 juta.
Saya Direktur BUMDES Hasil Reorganisasi Sewaktu Sertijab dan Penyerahan aset di Bulan Januari tahun 2025, Aset yang di Serahkan Satu Unit Meja tulis, Satu Unit kursi Kayu dan dua unit Sepeda Bebek air, Serta uang yang ada Di Rekening Senilai Rp 75 juta.
Menurut Keterangan direktur lama Hanifan yang di Sampaikan Kepada Direktur yang Baru AZ,harga dua unit Sepeda Bebek Air Senilai Rp 25 juta.dan dua unit Sepeda Bebek air tersebut Berada di Kolam Embung di Desa Purworejo Pesawaran, dan dalam keadaan Rusak.

Lanjut Direktur Baru hasil Reorganisasi,AZ Mengungkapkan Setahu Saya Anggaran BUMDes yang di kelola oleh Direktur Lama Senilai Rp 200 juta. Dan Yang di serahkan Kepada Saya Berupa Uang dan Barang kalau di total Lebih Kurangnya Rp 100 juta.
AZ, juga Mengungkapkan Waktu Serah Terima Aset Saya Juga di Minta oleh direktur Lama Hanifan Untuk Menanda Tanggani Berita Acara Uang Yang Rp 100 juta.
Tapi saya Menolak Menanda Tangani Berita acara Tersebut,Saya takut terjebak Karna nominal uang yang Rp 100 juta tidak nampak Wujudnya. Kamis 5 Maret 2026

Di Sampaikan Oleh warga Setempat yang enggan di Sebutkan Namanya, Menyampaikan Kepada wartawan Media ini “”Sewaktu BUMDes Di Kelola Oleh pak Hanifian tidak ada Kegiatan sama Sekali dan alhamdulilah Semenjak ada Pergantian Ketua Sudah Hampir setahun ini BUMDes Mulai Berjalan”””

Berdasarkan informasi dari Sumber Tersebut wartawan Media ini dan Tim Mengunjungi Kediaman Mantan Direktur BUMDes Hanifan Untuk Konfirmasi. Jumat 6 Maret 2026
Hanifan,waktu di konfirmasi ia Mengungkapkan: Saya Menjadi Ketua BUMDes Sejak tahun 2021 hingga reorganisasi di Bulan Januari tahun 2025.dan Aset yang Saya Serahkan kepengurus yang Baru uang di Rekening lebih dari Rp 70 juta, dua unit Sepeda Bebek air Senilai Rp 20 juta dan Tagihan Hasil jual Beli Padi Senilai Rp 15 juta.
Lanjutnya:Saya Menjadi ketua BUMDes Hasil Reorganisasi Yang ketiga kalinya.
Namun Hanifan tidak mau Menjelaskan Berapa Jumlah nominal anggaran BUMDes yang Pernah di Kelolanya.
“” Anggaran BUMDes yang Pernah Saya kelola untuk nominalnya Saya tidak ingat lagi,kalo anggaran dari Pekon Baru sekali seingat saya Rp 30 juta””‘

Penyalahgunaan dana BUMDes Seharusnya tidak Perlu Terjadi, apabila pengelola BUMDes Memahami dan Menyadari bahwa dana tersebut sangat di butuhkan untuk Membangun Masyarakat Pekon. Dugaan Penyelewengan dana BUMDes yang terjadi di Pekon Wonodadi Utara diduga di salah gunakan oleh mantan direktur BUMDes Untuk Kepentingan Pribadi.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *