Pringsewu Lampung …Pelaksanaan hari raya nyepi dan rangkaian penutupan hari raya nyepi ( Ngembak Geni) di pure giri mandala ,dusun giri Mulya ,pekon Fajar Mulia mau,kecamatan pagelaran Utara ,kabupaten Pringsewu yang dipimpin Jero mangku Sugiyono dan ikuti semua umat Hindu di pure tersebut berlangsung khidmat setelah melaksanakan hari raya nyepi pada Jum’at (20/03/2026)
Jero mangku Sugiyono mengatakan dalam melaksanakan hari raya Nyepi sendiri sebagai momen penyucian dan alam semesta total selama 24 jam ,ini merupakan mematuhi catur Brata penyepian dalam Ngembak Geni yang jatuh sehari setelahnya atau disebut Ngembak Geni
“Ngembak Geni ini sebagai bentuk ketulusan umat Hindu untuk mematuhi catur Brata penyepian ” tegas Jero mangku Sugiyono yang merupakan pemula agama yang menjadi perantara antara manusia dan tuhannya (Ida Sang Hyang Widhi Wasa)
Lebih lanjut Jero mangku Sugiyono meminta kepada semua umat Hindu di pure giri mandala dan semua umat Hindu lainnya dengan berakhirnya rangkaian penutupan hari raya nyepi benar benar bisa bisa menjadi tauladan bagi umat Hindu .
” Tentunya saya berharap rangkaian penutupan setelah melaksanakan hari raya Nyepi kita benar benar bisa menjadi umat Hindu yang baik dan benar taat kepada ajaran agama Hindu ” pungkasnya.
Pepi globalindo media group














