banner 728x250
Daerah  

IRT di Pringsewu akhiri hidup ,tulis pesan terakhir untuk keluarga

Pringsewu Lampung ..Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Pringsewu ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan tergantung di pohon cokelat belakang rumahnya.

Korban Puri Utami (35) warga Pekon Sukoharjo 3, Kabupaten Pringsewu. Ia sehari-hari dikenal berjualan gorengan tidak jauh dari kediamannya.

“Benar, dugaan sementara korban meninggal akibat bunuh diri. Namun untuk motifnya, ini masih kami dalami,” ujar Kapolsek Sukoharjo, AKP Juniko dikonfirmasi, Rabu (18/2/2026).

Juniko mengungkapkan, korban Puri Utami pertama kali ditemukan oleh ayahnya, Tugino (67), Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, saksi menuju belakang rumah untuk membersihkan kandang dan membuang sampah.

“Saksi ini kaget melihat sosok tergantung di pohon cokelat dan tidak menyangka bahwa korban merupakan anaknya,” kata dia.

Polisi menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan serangkaian kegiatan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi, polisi menemukan sebuah amplop berisi tulisan diduga kuat pesan terakhir korban.

“Pesan diduga ditulis korban ini berisi permintaan maaf kepada suami, serta pesan agar anak-anaknya dijaga ibadahnya,” ucap Juniko.

Pascadievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Sukoharjo, ia memastikan, korban mengakhiri hidup dengan cara menggantung diri. “Hasil pemeriksaan awal bersama tenaga medis Puskesmas Sukoharjo, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban,” lanjut dia.

Juniko menambahkan, pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban Puri Utami diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu saling peduli di lingkungan sekitar. Perhatian sederhana seperti menyapa atau mengajak bicara bisa membantu seseorang yang sedang menghadapi masalah,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *