Puluhan anak hingga sejumlah orang tua di Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan informasi diterima awak media para penerima manfaat progam MBG tersebut mengalami gejalan muntah-muntah hingga buang air besar berkali-kali usai menyantap menu kering MBG berupa roti, telur, buah yang dibawa dari sekolah.
Jumlah korban insiden ini sebanyak 33 orang. Mereka meliputi kelompok usia siswa SD-SMP, guru, balita dan anak-anak, lansia, hingga orang tua murid turut melahap menu makanan kering tersebut.
Terkait peristiwa tersebut, Ketua Satgas MBG Provinsi Lampung, Saipul membenarkan adanya insiden dugaan keracunan makanan menimpa puluhan warga di Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang.
“Laporan awal tadi malam itu baru delapan orang. Ternyata setelah pagi hari, jumlahnya bertambah menjadi sekitar 30-an orang. Tapi semuanya sudah ditangani,” ujarnya dikonfirmasi, Rabu (25/2/2026).
Para korban mengalami gejala mual, muntah, dan diare berasal dari berbagai kelompok usia. Bukan hanya siswa penerima manfaat MBG, tetapi juga orang dewasa hingga lansia turut mengonsumsi menu makanan kering dibawa anak-anak dari sekolah.
“Kondisi mereka sudah ditangani, ada yang dirawat di rumah sakit, ada juga yang ditangani di balai pengobatan dan puskesmas. Alhamdulillah kondisinya membaik, tidak ada yang sampai parah,” lanjut dia.
Saipul mengaku hingga kini belum menerima laporan detail ihwal jenis menu MBG diduga menjadi penyebab keracunan. Pihaknya juga masih menunggu laporan resmi.
“Memang bagian dari menu yang dibagikan, tapi detailnya belum kami terima. Termasuk isu telur dari Lampung Timur, itu belum bisa kami pastikan,” katanya.














