banner 728x250
Daerah  

Tiga orang jadi korban hanyut terbawa arus banjir di bandar Lampung

Bandar Lampung – Tiga orang warga dilaporkan hilang diduga hanyut terbawa arus banjir saat hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Bandar Lampung pada Jumat (6/3) sore.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung, ketiga korban yang dilaporkan hanyut tersebut terdiri dari satu laki-laki dewasa yang belum diketahui identitasnya, seorang anak laki-laki bernama Satria (10), serta seorang anak laki-laki berusia enam tahun.

Analis Bencana BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat mengatakan petugas menemukan satu korban di wilayah Jalan Dokter Harun. Korban merupakan seorang laki-laki dewasa yang hingga saat ini masih belum diketahui identitasnya.

“Untuk korban banjir ini ada tiga orang warga yang dilaporkan hanyut terbawa banjir. Satu orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sudah dewasa di Jalan Dokter Harun,” kata Wahyu kepada Lampung Geh, Jumat (6/3).

Sementara itu, BPBD juga menerima laporan seorang anak laki-laki bernama Satria (10) yang dilaporkan hanyut di aliran sungai kawasan Terminal Rajabasa.

Selain itu, satu korban lainnya merupakan anak laki-laki berusia enam tahun yang dilaporkan hanyut di wilayah Kali Asin.

Saat ini tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua korban yang belum ditemukan dengan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi hanyutnya para korban.
Proses pencarian melibatkan tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta unsur relawan dan masyarakat setempat.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bandar Lampung selama kurang lebih dua jam pada Jumat sore menyebabkan banjir di puluhan lokasi.

Berdasarkan data BPBD Provinsi Lampung, terdapat sedikitnya 38 titik banjir yang tersebar di 10 kecamatan di Kota Bandar Lampung.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan di wilayah Bandar Lampung masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *