Bandar Lampung – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi Lampung dalam sepekan ke depan masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, terutama pada siang, sore, hingga malam hari.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, Indeks ENSO di wilayah NINO 3.4 tercatat -0,62, yang menunjukkan kondisi relatif normal sehingga tidak terlalu berpengaruh terhadap pertumbuhan awan konvektif di Indonesia. Meski demikian, adanya belokan angin dan daerah konvergensi di wilayah Lampung menyebabkan peningkatan potensi pembentukan awan hujan.
Selain itu, kondisi atmosfer lokal juga masih menunjukkan labilitas yang cukup kuat, yang mendukung proses konveksi atau pertumbuhan awan hujan. Ditambah dengan kelembapan udara yang tinggi di seluruh lapisan atmosfer, wilayah Lampung diprediksi akan menerima tambahan uap air yang memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan.
BMKG menyebutkan, pada 16 hingga 17 Maret 2026, potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah seperti Bandar Lampung, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Lampung Barat, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Lampung Timur, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, hingga Mesuji.
Sementara itu, pada 18 hingga 22 Maret 2026, potensi hujan cenderung terkonsentrasi di wilayah Lampung bagian utara dan tengah, seperti Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Tulang Bawang, Mesuji, serta beberapa wilayah lainnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Informasi prakiraan cuaca terbaru dapat dipantau melalui aplikasi InfoBMKG maupun situs resmi BMKG Lampung.














