banner 728x250

Sambut Hari Bumi, Komunitas Pendaki Jawa Timur “PANJAT” Gelar Halalbihalal Berbalut Konservasi di Trawas

​Sidoarjo – Komunitas Pendaki Jawa Timur yang populer dengan nama “PANJAT” kembali menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian alam. Memanfaatkan momentum bulan Syawal, perkumpulan para pencinta ketinggian ini menggelar acara Halalbihalal yang dikemas apik dalam rangkaian Family Gathering, Campcer (Camping Ceria), dan aksi konservasi alam.

​Agenda ini untuk umum, dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan, Sabtu hingga Minggu, 11-12 April 2026, bertempat di kawasan sejuk Bukit Bolang, Trawas, Mojokerto. Kegiatan ini sekaligus dihelat sebagai bentuk kontribusi nyata komunitas dalam menyambut peringatan Hari Bumi.

​Sebagai pilar utama pergerakan ini, komunitas PANJAT mendapatkan support 200 bibit pohon dari Ulum wartawan Media Group Globalindo yang siap dihijaukan di lereng Bukit Bolang.

 

Ulum menjelaskan bahwa 200 bibit yang disiapkannya tidak dipilih secara sembarangan. Pemilihan bibit didasarkan pada fungsi keberlanjutan ekosistem di Trawas:

• ​Tanaman Buah (Murbei dan Kelengkeng): Diproyeksikan sebagai sumber makanan alami bagi satwa-satwa liar yang mendiami lereng Bukit Bolang. Selain menjaga satwa agar tidak kekurangan makanan di habitat aslinya, buahnya kelak juga bisa dinikmati oleh para pendaki dan pengunjung.

• ​Tanaman Akar Kuat (Beringin Dolar, Kimeng, Beringin Putih, dan Iprik): Empat jenis beringin ini dipilih Ulum karena kemampuannya yang sangat baik dalam mengikat air bawah tanah serta mencegah terjadinya erosi tanah di area perbukitan.

Ketua Umum PANJAT, yang akrab disapa Gus Pri, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah perwujudan kepedulian bersama terhadap alam.

​”Hari Bumi adalah momen untuk kita semua peduli lingkungan dan aksi nyata menjaga bumi kita,” tegas Gus Pri saat memberikan tanggapannya mengenai agenda ini.

Komunitas Pendaki Jawa Timur “PANJAT” membuktikan bahwa kecintaan pada gunung tidak hanya sebatas mendaki, melainkan juga merawat dan memberi kembali kepada alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *