banner 728x250
Daerah  

polemik desa popo sedang memanas

Desa popoh memanas: Oknum BPD dan RW Dituding Lindungi Lapak Liar, Warga Desak Tindakan”

Gejolak terjadi di desa popoh kecamatan wonoayu kabupaten Sidoarjo.

Warga Desa popoh menuding Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan pemerintah desa tidak berpihak pada masyarakat. Oknum BPD diduga menyewakan lapak di atas saluran air, menyebabkan masalah banjir. Mereka juga dituding membekingi pedagang liar dan melakukan pungli.

“Yang kami tahu, oknum BPD dan salah satu RW setempat malah melindungi lapak liar itu. Mereka menolak penggusuran,” kata seorang warga.

“Lapak di atas saluran air itu berbahaya.mereka hanya peduli uang,bukan masyarakat,”kata warga.

Warga meminta pihak terkait, seperti inspektorat dan kepolisian, untuk menginvestigasi dan mengambil tindakan terhadap oknum BPD dan RW yang terlibat.biar peran BPD berjalan sesuai tupoksi jabatan mereka,dan dapat menampung aspirasi warga desa popoh.

Pada hari Rabu 01-april-2026 pihak pemdes melakukan mediasi dari kedua belah pihak,yaitu kubu pemilik lapak yang di wakili inisial Sw (anggota BPD desa popoh) dan salah satu RW desa popoh dan kubu saudara Widi dan panitia pasar adat desa popoh yang anggotanya warga desa popoh.

Hasil dari mediasi menyepakati pembongkaran 3 lapak liar yang berdiri di atas saluran air.

Awal mula perselisihan terjadi di kedua kubu di sebabkan, perebutan lahan pengolahan milik PTPN 10 yang berada di desa popoh.

WD selaku ketua pasar adat desa popoh berkata”kita selaku orang pribumi desa popoh lebih berhak mengelola lahan milik PTPN 10 yang berada di desa popoh”.

Dan juga WD merasa keberatan karna adanya lapak liar yang berdiri di atas aliran air dan menghalangi pembangunan pasar adat desa popoh, serta pemilik lapak sebagian besar adalah warga luar desa popoh

Dan sangat di sayangkan  oleh warga:”SW selaku anggota BPD dan salah satu RW desa popoh lebih berpihak kepada lapak liar yang di kelola orang luar  desa popoh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *